6 Cara Menciptakan Komunikasi yang Mampu Mempengaruhi Tindakan Orang Lain

Apa Anda tahu apa inti dari sebuah bisnis? Jawabannya adalah komunikasi.

 

Bagaimana Anda meyakinkan pelanggan untuk membeli produk atau menggunakan layanan? Bagaimana Anda menyampaikan strategi ke tim untuk meraih tujuan bisnis Anda? Bagaimana Anda meyakinkan partner baru untuk melakukan kerja sama? Semuanya melalui komunikasi. Bahkan instansi pemerintahan juga membutuhkan sebuah komunikasi yang baik untuk menyampaikan programnya ke masyarakat.

 

Sayang seribu sayang, cara berkomunikasi yang tepat sehingga pesan yang disampaikan dapat optimal masih menjadi kendala banyak orang. Padahal dengan komunikasi yang baik kita dapat mempengaruhi orang lain untuk melakukan apa yang kita harapkan. Membuat pelanggan membeli produk atau menggunakan layanan Anda, membuat tim memahami strategi bisnis Anda, dan membaut partner yakin untuk melakukan kerja sama.

 

Lalu, apakah ada formula untuk dapat melakukan komunikasi dengan baik? Tentu saja, dan cara itu dilakukan dengan pendekatan persuasif. Robert Cialdini, profesor di bidang bisnis, pemasaran, dan psikologi dalam bukunya yang berjudul Influence: The Psychology of Persuasion terdapat 6 prinsip untuk melakukan persuasi.

 

  1. Timbal balik

Sederhana saja, memberi untuk diberi. Jika Anda ingin mendapatkan sesuatu dari orang lain, berikan dulu hal yang mereka inginkan. Apa saja contohnya? Promo, diskon, free trial, dan tindakan lainnya yang membuat masyarakat atau konsumen merasa diuntungkan.

 

  1. Komitmen dan Konsisten

Dimulai dari sebuah komitmen kecil maka akan muncul namanya konsistensi. Namun, di sini bukan Anda yang harus memiliki komitmen, tapi masyarakat atau konsumen. Ya, Anda harus dapat mengajak masyarakat atau konsumen untuk melakukan satu komitmen kecil sebagai langkah awal mereka. Contohnya bisa dimulai dari pendaftaran email, atau follow akun media sosial, dan lainnya.

 

  1. Bukti

“Lihat dulu review-nya, kalau bagus pasti aku beli”. Masyarakat atau konsumen butuh sebuah bukti agar mereka mau percaya. Berikan melalui review, testimoni, portofolio, atau bahkan dengan menggunakan Key Opinion Leader untuk membangun kepercayaan mereka.

 

  1. Disukai

Bagaimana mau mereka mendengarkan pesan Anda kalau dari awal sudah tidak suka atau tidak tertarik? Anda harus membangunnya terlebih dahulu, buat tampilan yang menarik, coba bantu menyelesaikan masalah mereka, buat konten yang bermanfaat, dan berkomunikasilah seperti manusia, Anda bukan robot kan?

 

  1. Miliki Otoritas

Jika Anda menjadi ahli dalam suatu bidang, orang lain akan menjadi percaya dan mau melakukan apa yang Anda inginkan. Mengapa? Karena para ahli selalu memberikan jalan pintas dan solusi untuk masalah yang masyarakat atau konsumen hadapi.

 

  1. Buat Langka

Fear of missing out, banyak orang yang takut kalau kehilangan sebuah kesempatan. Masyarakat atau konsumen selalu menyukai sebuah eksklusivitas. Mereka senang memiliki sesuatu yang tidak banyak orang yang memilikinya juga. Oleh karena itu buat produk atau layanan Anda menjadi langka dan terbatas. Caranya gunakan penawaran dengan waktu dan persediaan terbatas atau potongan harga yang akan segera habis.

 

Dengan 6 prinsip persuasi inilah Anda dapat menyampaikan pesan dengan optimal sehingga dapat mempengaruhi mereka untuk melakukan apa yang Anda inginkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *